BBSNews.id – Langkat – Kerusakan ruas jalan menghubungkan Desa Suka Ramai dengan Desa Banjaran Raya Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, yang selama ini rusak parah kini sudah diperbaiki sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat dengan lancar
Kondisi jalan itu kini sudah sangat layak dilalui, bahkan kini terus dilakukan penanganan perbaikan oleh pihak manajemen UPL (Unit Perkebunan Langkat) PTPN 4,. Hal ini sesuai dengan hasil pantuan wartawan dilokasi Kamis (16/3/2023. Perbaikan terus dilakukan agar lebih optimal .
Untuk diketahui , akses jalandmenghubungkan di dua desa itu sejak beberapa pekan lalu kondisinya memprihatinkan . Apabila turu hujan jalan berlumpur dan licin . Tidak sedikit pengendara roda dua maupun empat tergelincir
“Trujk pengangkut TBS (Tandan Buah Sawit),maupun truk pengangkut CPO (Cruit Palm Oil) terperangkap dan menginap dilokasi selama sepekan”, sebut Ali kepada wartawan dilokasi.
Namun dari pantauan wartawan dilokasi, sejumlah alat berat yang diturunkan dilokasi terus mengerjakan perbaikan dari perusahaan perkebunan PTPN 4
Manager UPL PTPN 4 Agustian Harianto SP membenarkan , pihaknya melakukan perbaikan ruas jalan tersebut agar dapat dilalui oleh masyarakat termasuk pihak perkebunan nantinya. Teruma jalan di wilayah Kebun Sawit Langkat dan PTPN 2 Sawit Seberang.
“Kita akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur yang ada di kebun sawit langkat dan sekitar kebun . Hhal ini dalam rangka menjalin hubungan dan memberikan manfaat yg baik untuk masyarakat sekitar kebun sawit langkat.” sebut Manager yang baru menjabat beberapa bulan ini ..
Sementara itu Sutrisno selaku Kepala Desa Banjaran Raya dikonfirimasi wartawan mengaku sangat mengapresiasi kepada pihak PTPN 4. Karena berkat bantuannya kerusakan jalan di desanya tersebut secara berangsur dapat dilalui .
” Cuaca ekstreem beberapa waktu lalu menyebabkan jalan desa Banjaran Raya, termasuk juga dalam areal HGU PTPN 4. ” Akibatnya banyak warga termasuk karyawan kesulitan untuk melaksanakan kegiatan pekerjaan maupun berbelanja ke pasar ” katanya. (Wah)
















