BBSNews.id – Binjai – Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah,M.AP., menghadiri kegiatan Ekspose Program Kampung Kreatif Sumut Berkah yang digelar di Aula Pemerintah Kota Binjai, Jumat (9/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi dan validasi lapangan program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut.
Dalam ekspose tersebut, Pemko Binjai memaparkan potensi dan kreativitas masyarakat Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai kampung kreatif.
Ketua Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Dr. H. Muhammad Suib,S.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan ke Kota Binjai merupakan putaran terakhir penilaian kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Ia menyebut, program ini sejalan dengan visi-misi Gubernur Sumatera Utara periode 2025-2030 dan telah masuk dalam RPJMD. Tahun 2026 menjadi tahap persiapan meliputi penilaian proposal serta verifikasi dan validasi lapangan, sementara pelaksanaan program akan dimulai pada 2027.
“Setiap daerah diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal, meningkatkan kreativitas masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi melalui pengelolaan kampung yang inovatif dan produktif,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Binjai Amir Hamzah menyatakan dukungan penuh Pemko Binjai terhadap Program Kampung Kreatif Sumut Berkah. Menurutnya, program ini menjadi terobosan inovatif karena tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, kemandirian ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal.
Dalam paparannya, Amir Hamzah menjelaskan Kelurahan Mencirim memiliki beragam potensi unggulan, mulai dari industri pembuatan sepatu, kerajinan anyaman bambu, batik, usaha konveksi dan distro, hingga kerajinan keranjang dan kursi berbahan bambu yang dibina melalui Tim Penggerak PKK.
“Pemerintah Kota Binjai berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dalam membangun masyarakat yang kreatif, mandiri, dan produktif. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan mengembangkan potensi lokal di Kota Binjai,” tegas Amir Hamzah.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota sebagai kunci keberhasilan program tersebut.
Usai ekspose, Tim Verifikasi dan Validasi Lapangan melanjutkan peninjauan langsung ke Kelurahan Mencirim untuk memastikan kesiapan potensi lokal sekaligus mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.
Tim mengunjungi sejumlah sentra ekonomi kreatif, di antaranya Rumah Tenun Uis Karo, Tan Collection yang bergerak di bidang kerajinan batik, sentra kerajinan anyaman bambu, serta usaha kerajinan sepatu.
Melalui kunjungan tersebut, tim melihat langsung proses pengembangan usaha, potensi ekonomi kreatif, kearifan lokal, serta kesiapan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program.
Hasil verifikasi dan validasi ini akan menjadi acuan penting dalam menentukan langkah pembinaan dan pengembangan potensi kawasan secara terarah dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Penilai Kampung Kreatif, Staf Ahli II TP PKK Kota Binjai Ny. Fipia Chairin F. Simanjuntak, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekdako, pimpinan OPD se-Kota Binjai, tamu undangan, dan insan pers.(BB-3).
















