BBSNews.id – Langkat – Polsek Hinai melakukan monitoring dan pengecekan ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan Minyak Goreng ( Migor) di Grosir / Toko , Pasar Tradisional dan Minimarket di Wilayah hukumnya, Senin (25/4/2022)
Pengecekan dan ketersediaan stok Sembako dan Migor sehubungan dengan adanya kelangkaan sumber bahan pokok yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, beberapa waktu terakhir.

Dari hasil pantuan harga jual minyak goreng curah diberikan kepada para pedagang sebesar Rp. 13.000 perliter. Pedagang menjual kepada masyarakat sebesar Rp. 14.000 perliter sedangkan untuk minyak kemasan Merk INL dan Merk Hidayah saat ini harga jualnya sebesar Rp. 15.000 perliternya.
Menurut Kapolsek Hinai AKP Adi Alfian, SH melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno, pengecekan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan penimbunan atas ketersediaan MIgor di pasar, grosir , toko dan Minimarket di Wilkum Polsek Hinai.
Dari hasil monitoring dan pengecekan di lapangan dilaksanakan Bhabinkamtibmas Aiptu Darwis dan Bhabinkamtibmas Polsek Hinai Aiptu Darwis,,bahwa tidak ditemukan adanya kelangkaan dan penimbunan minyak goreng maupun masyarakat yang melakukan pembelian minyak goreng yang berlebihan dengan cara menyetok di Wilkum Polsek Hinai, sebutnya.

Sementara itu di wilayah lain monitor dan pengecekan serupa dilaporkan oleh Brigadir Edi Timanta R dari Bhanbinkamtibmas Polsek Kuala menyebutkan harga pasaran Migor Kemasan dan Curah . Dari pantuan di kedai Ferdinan bahwa harga Migor Curah Rp 17.000 perliter ,sedangkan Minyak Premium Merek Family seharga Rp 20,000 perkemasan.(BB-04).
















