Daerah  

Forum Dos Roha Kota Binjai Terbentuk, Wujudkan Generasi Muda Batak Yang Cerdas Mencintai Budaya

DISKUSI: Dewan Pendiri, Penasehat Lintas Marga dan Pengurus Harian Forum Dos Roha (FDR) Kota Binjai saat diskusi merancang program FDR di Sekretariat Jalan Soekarno Hatta Gang Hasibuan No 174 Kota Binjai, Sabtu (31/7).(Foto BBSNews.id/ Sufrab).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews – Binjai –Sejumlah tokoh Batak Toba Kota Binjai sepakat ingin mewujudkan generasi muda Batak Toba di tanah perantauan memiliki kecerdasan, kompetitif , religius serta mencintai dan melestarikan nilai dan budaya leluhurnya.

 

banner 325x300

Demikian kesimpulan Forum Dos Roha (FDR) Kota Binjai dihadiri Dewan Pendiri, Penasehat lintas marga dan Pengurus harian FDR saat diskusi rancangan program FDR diadakan di Sekretariat Jalan Soekarno Hatta Gang Hasibuan No 174 Kota Binjai, Sabtu (31/7/2021).

 

Forum Dos Roha sebagai cikal berdirinya lembaga “Dos Roha Batak Toba” Kota Binjai itu dihadiri Ketua Umum, Martinus Hasibuan, SH, MH dan sejumlah dewan Pendiri/ Penasehat Letkol (Purn) Walter Sirait, Drs Arifin Nainggolan, Dra Karmelin Simanjuntak, Ricardo Meir Hutagaol, Drs A.U.Sardi Purba ,Poster Pasaribu , Marihut H Simarmata dan Kapten (Purn) Saut Hutabalian.

 

Ketua Forum Dos Roha, Martinus Hasibuan,SH MH mengatakan berdirinya FDR merupakan bentuk kepedulian dirinya yang ingin memajukan etnis Batak Toba. Sebagai orang Batak Toba lahir ,besar di tanah perantauan (Binjai dan Langkat) yang telah menjadi huta hatubuan atau bona ni pinasa”, sebutnya, secara moral dirinya ingin berbuat bersama masyarakat lainnya, terkhusus etnis Batak Toba.

 

Apa yang menjadi dasar cita- cita besar bersama Dos Roha Batak Toba ,yang peduli akan Batak Toba, seperti disampaikan Pengurus Harian FDR , sebut Martinus Hasibuan, SH,MH merupakan kerinduan besar bersama dan dengan motto “marsiadapari”atau gotong royong, niscaya semua rencana dan program dengan niat yang tulus dapat terealisasi ,sebut Kajari Humbang Hasundutan itu.

 

Ketua Harian FDR Binjai , Drs Arifin Nainggolan mengharapkan dukungan dan masukan dari dewan pendiri maupun Penasehat FDR, sehingga apa yang menjadi rencana dan program FDR dapat berhasil. Karena mustahil sebuah organisasi tanpa dukungan Penasehat maupun seluruh anggota dapat terealisasi dengan baik.

 

Sebelumnya Sekretaris FDR, Ricardo Meir Hutagaol menyebutkan latarbelakang dibentuknya FDR, tidak lain menyikapi perkembangan generasi muda batak di era milenial yang semakin lama dapat mengancam hilangnya jati diri (loss generation) sebagai orang batak.

 

Tidak sedikit, saat ini generasi muda Batak Toba mulai ada yang tidak lagi mengetahui kekerabatan dan saling mau tolong menolong , sehingga dikawatirkan muncul orang batak yang berpendidikan namun tidak lagi peduli kekerabatan yang selama ini bernilai luhur sebagai orang batak.

 

“Tidak ada, yang lebih besar selain kasih . Karenanya, kalau sudah menyanyangi tidak ada lagi gap atau celah, kaya miskin, pintar bodoh dan tak ada pejabat atau rakyat jelata semua sama, Dos Roha ”,sebut Ricardo Meir Hutagaol seraya menyebut sejumlah program FDR antara lain Sanggar Tari Tor Tor, Bimbingan Test SD,SMP, SMA dan CPNS serta pelatihan lainnya.

 

Dewan Pendiri / Penasehat antara lain Letkol (Purn) Walter Sirait, yang mengapresiasi kepedulian Ketua Umum FDR Martinus Hasibuan, SH, MH yang mau merelakan waktu ditengah kesibukannya dan yakin organisasi ini nantinya dapat menjalankan program tentu didukung pengurus yang terpilih dapat bekerja sama dan memberikan hati dan pikirannya,sebutnya.

 

Turut memberikan sambutan sejumlah Penasehat maupun kordinator lainnya dan dialnjutkan paparan tentang logo FDR disampaikan Bendahara FDR Kota Binjai , Drs A.U.Sardi Purba. Acara diskusi berjalan santai penuh kekeluargaan dan diakhiri makan bersama. (BBS-2)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *