BBSNews.id – Binjai -Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, MST menghadiri Ibadah Raya Pesta Puncak Tahun Transformasi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXIII Binjai- Langkat 2026 yang digelar di GOR Kota Binjai, Minggu (20/9/2026) dihadiri dua ribuan jemaat HKBP. Hadir Forkopimda wilayah Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, para Pendeta serta tokoh agama dan masyarakat kristiani.
Tampak mewakili Forkopimda Wali Kota Binjai diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga, S.Pd., M.Pd.,Plt Bupati Langkat diwakili, dr. Juliana Tarigan , M.M.,( Kadis Kesehatan Kabupaten Langkat), Dandim 0203/Langkat diwakili Kapten Inf. Joni Siagian, (Danramil 16/BU), Kapolres Binjai diwakili, AKP Firdaus Kemit, S.H (Kapolsek Binjai Selatan), Praeses Distrik XXIII Binjai -Langkat Pdt Hotler Lumbantoruan, MM, Sekretaris Distrik, Pdt Sadrak Simanjuntak, STh, Ketum Panitia Transformasi Distrik, St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd, M.M
Wali Kota Binjai Drs Amir Hamzah, MAP, dalam sambutannya dibacakan Gloria Sinulingga, mengatakan Pemko Binjai mengapresiasi pelaksanaan Ibadah Raya yang dinilai menjadi momentum untuk memperkuat iman, persaudaraan, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
PROSESI : Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, MST saat memimpin prosesi Ibadah Raya Pesta Puncak Tahun Transformasi didampingi Praeses Distrik XXIII Binjai -Langkat, Pdt Hotler Lumbantoruan,MM dan Ketum Panitia Transformasi Distrik, St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd, M.M yang digelar di GOR Kota Binjai, Minggu (20/9/2026). (Foto BBSNews.id – Sukardi FB).
“Atas nama Pemerintah Kota Binjai, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Ibadah Raya ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mempererat kasih, kepedulian, serta semangat saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Gloria.
Diakuinya,keberagaman yang dimiliki Kota Binjai merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Perbedaan suku, agama, dan latar belakang menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, aman, dan harmonis. “Pemerintah Kota Binjai akan terus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, dan saling menghormati,” pungkasnya.
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti,SH yang dibacakan Kadis Kesehatan,dr Juliana Tarigan mengatakan sejalan tema “ Pengajaran Iman Ditengah Keluarga” , bahwa Keluarga merupakan Sekolah Iman yang pertama dan paling utama mengajarkan Kasih Tuhan kepada sesama. Hal ini harus diwujudkan, diteladani dan dihidupkan diawali dari keluarga dan bila di keluarga kuat maka iman menjadi kuat yang gilirannya gereja dan masyarakat akan semakin kuat.
“Saya mengapresiasi berbagai kegiatan Tahun Transformasi HKBP Distrik XXIII Binjai -Langkat yang telah mewujudkannya dan hal ini sebagai upaya nyata bahwa gereja tidak hanya bertumbuh di internal, tetapi berdampak nyata bagi masyarakat luas, yang tentu sejalan dengan misi HKBP untuk “Menjadi Berkat Bagi Dunia,” pungkasnya.
Praeses Distrik XXIII Binjai – Langkat Pdt Hotler Lumbantoruan, sambutannya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Tahun Transformasi Distrik XXIII Binjai Langkat Tahun 2026 yang tidak terlepas dari dukungan para Pendeta, Bibelvrow, Diakones, Sintua dan jemaat HKBP. Tidak lupa Praeses mengapresiasi atas dukungan dari Pemkab Langkat dan Pemko Binjai dan berbagai pihak. Karenanya HKBP Distrik Binjai Langkat siap berkolaborasi dalam membangun dan memajukan pemerintah daerah baik di Kota Binjai maupun kabupaten Langkat.
1.000 Nasihat Sia-Sia Tanpa Teladan
Sementara itu Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, MST dalam khotbahnya yang mengutip Filipi 4:10-19 menegaskan bahwa Tahun Transformasi saat ini adalah tahun kedua, setelah tahun 2025 sebagai Tahun Transformasi Pelayan dan Lembaga, khususnya pelayan penuh waktu (full timer).
Sedangkan Tahun Transformasi 2026 mengusung tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” yang merujuk pada Ulangan 6:4-9. Dimana orang tua sebagai Keluarga (Gereja Kecil) agar mengutamakan warisan iman dan pendidikan bagi anak-anak di atas harta benda.
“Transformasi mengandung arti perubahan menjadi lebih baik. Lebih baik dalam hal kualitas kasih, pikiran, pekerjaan dan perbuatan keseharian serta lainnya,” ujarnya.
Transformasi mencakup berbagai upaya dari peningkatan pelayanan pastoral, pengembangan karakter jemaat dan perlawanan terhadap penyakit sosial di masyarakat.
Dalam penjabaran Filipi 4:10-19, Ompui Ephorus menyebut bahwa Paulus melakukan transformasi pelayanan jemaat di Filipi bukan dengan khotbah yang menuntut, melainkan memperlihatkan bagaimana hidup yang bersandar penuh pada Allah yang mencukupkan segala keperluan.
“Seribu (1.000 -Red) nasehat tidak ada apa -apanya tanpa teladan. Orang tua harus menjadi teladan iman bagi anak-anak,”pesan Ephorus dalam dihadapan ribuan jemaat HKBP itu.
Sebelumnya HKBP Distrik XXIII Binjai-Langkat di Tahun Transformasi 2026, melakukan sejumlah kegiatan diantaranya ,Pengajaran Iman mulai dari Pembinaan Guru Sekolah Minggu, Pesta Seni dan Kerohanian bagi Anak Sekolah Minggu, Seminar Parenting Pembinaan Orangtua Usia Produktif dan Seminar Pemuda HKBP.
Ibadah Raya Pesta Puncak diisi dengan penampilan Juara 1 Festival Vokal Grup, Vokal Solo, Penggalangan Dana (Panortoron -Lelang Ulos), Hiburan (The Kribo’s -Lucky Draw) serta penyerahan hadiah bagi pemenang Pesta Seni dan Kerohanian Anak Sekolah Minggu. (BB-2).
















